Tantangan dalam membuat konten sosial media yang menarik

Tidak mudah untuk membuat konten sosial media yang menarik. Ada sejumlah langkah yang harus dilakukan untuk dapat menghasilkan konten yang menarik, unik, bermanfaat, serta berharga.

1. Menentukan Tujuan dan Target Audiens

Sebelum konten dibuat sebaiknya pastikan dahulu tujuan dan target yang ingin dicapai. Ini adalah langkah awal yang sangat penting dalam strategi konten sosial media. Misal, konten dibuat untuk mengedukasi orang agar tahu bagaimana cara merawat kucing, tentu targetnya adalah mereka yang hobi memelihara kucing.

Bangun sebuah relasi dalam konten yakni hal-hal yang berkaitan dengan perawatan kucing, makanannya, hingga memahami gejala pada kucing yang mungkin sedang tidak sehat. Proses ini harus melalui riset dan mencari lebih dalam tentang apa yang ingin dimasukkan dalam konten nantinya.

2. Menentukan tujuan konten sosial media

Kita bisa identifikasi audiens dan kemudian bangun tujuan dari pengamatan tersebut. Misal, konten yang dibuat tentang edukasi, tips dan trik, atau gaya hidup. Menentukan tujuan konten diperlukan agar informasi yang dimuat lebih spesifik dan relevan. 

3. Menentukan Target Audiens

Target adalah tentang sasaran yang ingin dituju. Target audiens dari konten harus sangat spesifik. Sangat tidak mungkin jika konten tentang otomotif dan targetnya adalah audiens yang menyukai segala sesuatu tentang k-pop, meskipun mungkin ada tipe orang yang menyukai dua hal atau bahkan lebih, tetapi dengan target yang lebih spesifik akan lebih membuat konten menjadi bernilai.

Jenis-Jenis Konten Sosial Media

Pada dasarnya konten sosial media itu dapat berbentuk visual yakni gambar dan video, juga berbentuk teks. Berikut adalah jenis-jenis konten sosial media.

1. Konten Visual Seperti Gambar dan Video

Jenis konten ini sangat mementingkan elemen visual atau gambar yang menarik dan berkualitas. Cara membuatnya juga membutuhkan persiapan yang matang. Keduanya memiliki daya tarik yang kuat.

Konten gambar misalnya, ini adalah jenis konten yang berbasis gambar atau foto. Gambar dapat digunakan untuk merepresentasikan sebuah produk atau menampilkan kegiatan bisnis.Gambar juga dapat memberikan ilustrasi atau infografis, di mana konten gambar sangat penting pada platform media sosial seperti Instagram dan Pinterest.

Tidak jauh berbeda dengan konten gambar, tetapi konten video dapat memberikan informasi yang lebih menarik dan mudah dicerna audiens. Dalam konten video biasanya lebih interaktif sehingga makin menarik dan informasi yang relevan akan membuat konten tersebut lebih kuat.

2. Konten Teks Seperti Caption dan Teks di Gambar

Meskipun keduanya tampak sama-sama memuat teks dalam konten, tetapi ada perbedaan dari keduanya. Di mana caption biasanya dalam bentuk teks dan ditambahkan pada media sosial. Tujuannya memberikan informasi tambahan yang menjelaskan mengenai apa yang dimuat dalam unggahan tersebut. Sedangkan teks di gambar adalah teks yang ditambahkan ke dalam gambar atau foto. Teks ini biasanya dalam bentuk judul, keterangan, atau kalimat inspiratif. 

3. Konten Interaktif Seperti Kuis dan Polling

Konten interaktif adalah jenis konten yang mengundang partisipasi dari audiens dalam bentuk kuis dan polling. Keduanya sama-sama melakukan interaksi, di mana konten kuis biasanya berisi serangkaian pertanyaan dengan beberapa pilihan jawaban. Sedangkan polling adalah jenis konten interaktif yang memungkinkan audiens memberikan pendapat mereka dalam suatu topik yang sedang ramai atau masalah tertentu.


Sumber :

·         Masdhen09 (How to do Better Mobile Phone Photography)  – 21 Easy Tips. Diakses pada tanggal 17 januari 2023 



Komentar